Kaltim, pedulirakyat.id
Beliau menjelaskan masyarakat di 19 Kelurahan dan 4 Desa tidak sepenuhnya membutuhkan fasilitas publik, namun mengharapkan bantuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Nantinya aspirasi yang ada digunakan secara seimbang antara pembangunan infrastruktur publik dan bantuan pelaku usaha ekonomi kerakyatan.
Lebih lanjut kata Syarifudin HR, rata-rata masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir bergerak di bidang pertanian dan Perikanan baik di sungai ataupun di laut, oleh karena itu beliau akan terus memperjuangkan aspirasinya untuk para petani dan NELAYAN.
Jamaludin mengaku sangat membutuhkan bantuan mesin dan alat tangkap, dia mengaku selama ini menggunakan alat dan mesin tua yang sudah usang.
Di tahun 2022 Syarifudin HR,, akan membantu sebanyak 20 kelompok nelayan. Anggaran dalam satu tahun yang disiapkan melalui aspirasinya.
Komitmen tersebut tetap dia tahapkan dengan menyediakan anggaran untuk masyarakat di 19 kelurahan dan 4 Desa.
Insya Allah akan dibagikan untuk kelompok nelayan pada bulan Juli dan November secara bertahap kata Syarifudin HR.
Beliau mendengarkan keluhan nelayan dengan bertatap muka secara langsung dengan berbagai masalah yang beragam di antaranya dari hasil tangkapan. Hingga kendalam pemasaran ditambah lagi dengan harga jual yang menurun.
Satu pemahaman kata Syarifudin HR. Tentu sangat diperlukan untuk mendukung keberadaan nelayan yang ada di pesisir. Pemerintah juga perlu mendengar masukan-masukan dari masyarakat terutama nelayan, apa yang menjadi program kedepannya bisa lebih mengenal dan meningkatkan kehidupan nelayan karena masih banyak nelayan ,yang belum beruntung, sehingga perlu adanya program-program yang bisa meningkatkan kehidupan dan kesejahteraan nelayan, ungkap Syarifuudin HR.
‘Saya berangkat dari masyarakat kecil, jadi saya dapat merasakan bisa penderitaan masyarakat. Karena saya juga berasal dari masyarakat kecil,” katanya mengakhiri.
Faisol


