Surabaya, pedulirakyat.id
Menurut Suwitaning Agustin, S. Pd, Guru Bahasa Indonesia SMK Khoiriyah, Sumobito, Jombang, bahwa cara guru mengajar sangat berpengaruh terhadap minat siswa belajar.
“Ada banyak manfaat yang diperoleh dari proses belajar yang menyenangkan. Mulai dari meteri pembelajaran yang mudah diterima siswa hingga keinginan untuk belajar lebih lama.
Pertama menemukan hal-hal baru bersama-sama. Dalam hal ini guru tidak hanya memberikan informasi kepada siswa saja, melainkan mengajak siswa untuk menemukan informasi secara bersama-sama.
Yang kedua membuat siswa penasaran ingin tahu. Ketiga adanya kepedulian terhadap siswa. Keempat melibatkan siswa dalam tugas proyek. Menerapkan langkah-langkah seperti ini yang saya terapkan dalam mengajar,” paparnya.
Sama halnya Drs. Dwi Wahyu Hidayat, Ketua MGMP Bahasa Indonesia Surabaya juga memakai metode berbasis proyek.
“Saat ini memang memakai metode berbasis proyek. Secara teori, siswa berkelompok untuk menghasilkan produk,” katanya.
Sementara Indah Wati, Guru SMP Negeri 226 Jakarta mengatakan mengajar yang baik adalah yang sesuai dengan kondisi siswa, perkembangan siswa, mengikuti jaman.
“Ini semua bisa menarik bagi siswa. Tidak membosankan. Kreatif dan dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari,” terang Indah Wati.
Citizen – poedianto.


