ITS Departemen Statistika Gelar Monitoring & Penutupan Pelatihan Hidroponik — Warga Panjang Jiwo Semangat Wujudkan Kampung Hidroponik!

admin
admin Desember 9, 2025
Updated 2025/12/09 at 10:51 PM

Surabaya, pedulirakyat.id

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya melalui Departemen Statistika, Fakultas Sains dan Analitika Data, kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat. Pada Minggu, 07 Desember 2025, tim pengabdi yang dipimpin oleh Dr. Dra. Ismaini Zain, M.Si melaksanakan kegiatan Monitoring dan Penutupan Program Pelatihan Hidroponik di Omahningrat, Jl. Panjang Jiwo SDI No. 21B, Surabaya.

Acara yang berlangsung mulai pukul 09.00–11.30 WIB ini dihadiri oleh peserta pelatihan yang terdiri dari ibu-ibu PKK dan anggota Karang Taruna RT 01, RT 04, dan RT 05. Program ini merupakan lanjutan dari kegiatan pelatihan dasar hidroponik yang telah diberikan sebelumnya, dengan fokus pada praktik, evaluasi, dan penguatan kemampuan warga.
Antusiasme Warga Tinggi, Hasil Monitoring Meningkat
Pada sesi monitoring, peserta menunjukkan perkembangan positif dalam mempraktikkan teknik hidroponik. Berbagai hasil belajar berupa tanaman sayur yang mulai tumbuh subur dipresentasikan kepada tim ITS, menandakan bahwa warga telah mampu menerapkan ilmu yang diberikan dengan baik.

Acara juga menghadirkan narasumber Nurkholis, S.Hut., MP., yang menyampaikan materi lanjutan tentang teknik perawatan tanaman hidroponik, pengelolaan nutrisi, dan strategi keberlanjutan agar budidaya dapat terus berjalan pascapelatihan.
Ketua RW 02 Bpk Izul : Semangat Wujudkan Kampung Hijau & Kampung Hidroponik
Dalam kesempatan tersebut, Ketua RW 02 Panjang Jiwo menyampaikan apresiasi dan harapan besarnya terhadap program ini. Dengan penuh semangat, beliau menuturkan bahwa pelatihan hidroponik merupakan langkah awal menuju kampung hijau yang “royo-royo”—sebuah gambaran lingkungan yang subur, asri, dan hidup.
“Kami sangat berterima kasih kepada ITS atas pendampingan yang luar biasa ini. Ini bukan sekadar pelatihan, tetapi awal dari mimpi besar kami untuk mewujudkan Kampung Hidroponik.

Semoga warga semakin kompak dan terus mengembangkan apa yang sudah dipelajari,” ujarnya dengan penuh optimisme.
ITS Dorong Keberlanjutan Program
Ketua Tim Pengabdi, Dr.Dra. Ismaini Zain, M.Si, juga menegaskan komitmen ITS dalam mendampingi masyarakat agar pelatihan ini tidak berhenti pada teori semata.

“Harapan kami, ilmu yang sudah diberikan dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga berdampak langsung pada kemandirian pangan, kampung hijau, kampung hidroponik dan peningkatan kualitas hidup warga Panjang Jiwo,” ungkapnya.
Menuju Warga Mandiri & Lingkungan Lebih Hijau
Melalui kegiatan ini, warga Panjang Jiwo semakin percaya diri untuk melanjutkan praktik hidroponik secara mandiri. Program ini diharapkan menjadi motivasi bagi wilayah lain untuk mengembangkan teknologi pertanian modern di lingkungan perkotaan.

Dengan kolaborasi antara ITS dan masyarakat, Panjang Jiwo berpotensi menjadi kampung percontohan hidroponik yang produktif, hijau, dan mandiri di Surabaya.

Nur Kolis

Share this Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *