Unitomo Tegaskan Peran Global dan Komitmen Tridarma pada Dies Natalis ke-45

admin Juli 29, 2026
Updated 2026/07/29 at 4:36 PM

Foto : Sambutan Rektor Unitomo dan ceremonial pemotongan tumpeng

Surabaya, pedulirakyat.id

Nuansa perayaan dan refleksi berpadu saat Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) menutup rangkaian Dies Natalis ke-45, Rabu (29/7). Lebih dari sekadar seremoni ulang tahun, momentum ini dirancang sebagai momen evaluasi dan penguatan peran perguruan tinggi dalam menjalankan Tridarma — pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat — serta memperluas dampak institusi di tingkat nasional dan internasional.
Sejak April hingga Juli 2026, Unitomo menyelenggarakan 32 kegiatan yang melibatkan seluruh sivitas akademika dan mitra strategis. Agenda itu meliputi forum ilmiah, program kerja sama internasional, aksi pengabdian masyarakat, serta kegiatan budaya dan kesehatan yang menyasar beragam lapisan publik. Bentuk dan ragam kegiatan tersebut, menurut panitia, dirancang agar manfaatnya terasa langsung di lingkungan kampus maupun di komunitas mitra.

“Dies Natalis ke-45 ini menjadi momentum bagi Unitomo untuk terus bertransformasi menjadi perguruan tinggi yang berdampak dan berkelanjutan, dengan memperkuat kolaborasi global serta inovasi akademik,” kata Rektor Unitomo, Prof. Siti Marwiyah, saat memberi sambutan pada puncak acara. Pernyataan itu menegaskan arah strategis universitas: memperluas jejaring internasional sambil memperdalam relevansi penelitian dan pengabdian bagi kebutuhan lokal.

Ketua panitia perayaan, Amirul Mustofa, menjelaskan rancangan kegiatan yang mengedepankan sinergi lintas disiplin dan unit. “Selama tiga bulan pelaksanaan, kami menghadirkan 32 kegiatan yang mencakup bidang ilmiah, kerja sama internasional, pengabdian masyarakat, hingga budaya dan kesehatan. Ini menunjukkan komitmen kuat Unitomo dalam mengintegrasikan Tridarma Perguruan Tinggi secara nyata,” ujarnya. Menurut Amirul, keterlibatan aktif fakultas-fakultas dan unit-unit kerja menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program tahun ini.

Pentas apresiasi dan penguatan kelembagaan juga diwarnai oleh pidato Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Cendekia Utama (YPCU), Bachrul Amiq. Ia menekankan pentingnya adaptasi institusi dalam menghadapi dinamika global dan kebutuhan pasar kerja yang kian menuntut kompetensi internasional. “Kami berharap Unitomo terus menjadi institusi pendidikan yang adaptif terhadap perubahan zaman, sekaligus mampu melahirkan lulusan yang unggul dan berdaya saing global,” ujarnya di hadapan para tamu undangan.

Penilaian eksternal datang dari Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dyah Sawitri. Dalam sambutannya, Prof. Dyah memuji konsistensi Unitomo dalam menjaga mutu akademik dan tata kelola. Ia mendorong universitas untuk terus mengokohkan standar mutu agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus memperluas dampak riset dan pengabdian kepada masyarakat.

Puncak perayaan digelar di Auditorium Ki Moh Saleh, Kampus Unitomo, dengan rangkaian prosesi senat, pemotongan 45 tumpeng, dan penyerahan penghargaan kepada dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa berprestasi. Penyerahan penghargaan tersebut tidak hanya sebagai bentuk apresiasi, tetapi juga sarana publik untuk menegaskan nilai kolaborasi dan pemberdayaan sumber daya manusia sebagai modal utama perguruan tinggi.

Dengan menutup rangkaian kegiatan Dies Natalis, Unitomo menegaskan tekadnya untuk mengonsolidasikan pencapaian dan memperluas jaringan demi kontribusi yang lebih signifikan terhadap pembangunan nasional. Langkah nyata berikutnya, kata pimpinan kampus, adalah mempercepat program internasionalisasi, meningkatkan kualitas penelitian terapan, dan memperluas program pengabdian yang berdampak langsung pada masyarakat.

Rophy Pareno

Share this Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version