Banyuwangi, pedulirakyat.id
Rabu 27 Mei 2026 warga dusun Gumuk Sari Singojuruh, berbondong bondong gotong royong meratakan jalan, karena rusah parah.
Kerusakan jalan itu, disebabkan lalu lalang dumtruk tambang ilegal pengerukan gumuk. Penambang tidak bertanggung jawab, mengakibatkan jalan di dusun hancur total.
Disamping jalan dusun menjadi rusak dan hancur, akibat ulah penambangan tersebut mengakibatkan persawahan tertimbun longsor.
Singojuruh salah satu kecamatan yang sangat memprihatinkan, satu satunya kecamatan yang tidak memiliki mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri), tidak punya pasar tradisional, juga tidak memiliki penerangan listrik.
Tapi keunggulannya, memiliki wisata lubang 1000 alias semua jalan rusak semua. Notabene jarak kantor kecamatan Singojuruh ke lokasi jalan rusak itu kurang lebih 800 meter.
Lewat berita ini, warga Singojuruh mohon perhatian bagi pemerintah kabupaten sesekali turun ke lokasi terutama dinas PU mengingat kabupaten yang di pimpin oleh ibu IPUK telah menerima banyak penghargaan di bidang pariwisata dll.
Salah satu warga singojuruh bernama Sunardi sangat sangat kecewa sekali.
Dengan munculnya berita ini kami harap segera di tindak lanjuti.
M. Jhony


