Perlu Pendampingan

admin September 4, 2025
Updated 2025/09/04 at 1:38 PM

Surabaya, pedulirakyat.id

Usia SD masih perlu pendampingan. Artinya peran orang tua di rumah dan guru di sekolah seyogyanya sinergis. Kedua peran tersebut adalah sebagai pendamping bagi peserta didik.

“Pendamping dalam hal ini harus sebagai teladan. Sebab guru itu pengajar, teman, juga sebagai sahabat bagi siswa. Intinya sebagai pendamping siswa,” jelas Mohammad Komari, S. Pd, Guru Kelas 2 SD Islam Maryam Surabaya.

Menurut Pak Komari, panggilan akrabnya, siswa tidak boleh dipermalukan di depan teman-temannya. Apabila memanggil siswa juga harus disertai sikap sopan.

“Kalau memang siswa kenakalannya sudah di ambang batas, ya harus dipanggil. Diarahkan dengan baik,” kata guru senior ini di ruang kerjanya.

Zahronia Firda, SS,, Guru Bahasa Inggris dan Staf Waka Kurikulum SMK Metrika Surabaya, mempunyai pendapat bahwa dalam menangani problematika siswa harus dengan pendekatan pribadi. Sebab jaman sudah berubah. Jaman sekarang beda dengan jaman dulu. Penanganannya harus disesuaikan kondisi.

“Memang harus tarik ulur. Harus disesuaikan kondisi. Terkadang orang tua siswa juga tidak peduli kondisi anaknya di sekolah. Pengakuan anak dan orang tua terkadang juga beda,” kata mantan pengajar di SMA Trimurti Surabaya ini.

Bu Firda, sapaan kesehariannya, ini juga tidak jarang membantu siswa yang sakit dibawa ke rumah sakit.

“Itu semua merupakan problematika di sekolah,” tambah alumni Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya ini dengan mimik serius.

Poedianto

Share this Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version