Peran Lembaga Kursus Pada Pendidikan

admin Juli 22, 2022
Updated 2024/08/29 at 10:54 PM
Nafis Kustubi,SE M.Pdi

Sby, pedulirakyat.id
Belajar tidak hanya di bangku sekolah, tetapi bisa dengan les. Baik les secara privat atau les di tempat-tempat kursus. Ada kursus teknik, bahasa, bikin roti, tata busana dan lainnya lagi. Yang pada intinya adalah menghasilkan karya.

Inayatul Magfiroh, S. Pd, Guru SD di Sekolah Luar Biasa Bangun Bangsa, Surabaya dan pimpinan Kursus Smart Belajar di Surabaya, mengatakan bahwa pilihan masuk les atau kursus bagi anak usia sekolah itu banyak didorong oleh kehendak orang tua.

Inayah Magfiroh, S.Pd

“Jadi semua bergantung dari orang tua peserta les. Mengikuti les itu adalah bentuk usaha orang tua agar putra-putrinya bisa berkembang dengan cepat. Baik ditinjau dari akademik atau non akademik. Misal tentang perkembangan anak pada nilai-nilai kepatuhan. Saya pernah memberi privat kepada anak usia sekolah dasar tentang nilai-nilai kepatuhan serta kemandirian. Harapan orang tua agar putra-putrinya patuh. Baik patuh pada orang tua maupun pada guru,” kata alumni Universitas PGRI Adi Buana ini serius.

Drs. Dradjat Poespito

Orang tua berharap putra-putrinya bisa tercapai cita-citanya. Apalagi apabila menghasilkan karya besar. Baik karya berupa akademik atau keterampilan.

Nafis Kurtubi, SE, M. Pd. I, Guru SMA Muhammadiyah 7 Surabaya memaparkan bahwa hasil Karya adalah perwujudan dari hasil belajar siswa. Baik aspek keterampilan dan pengembangan kreativitas masing-masing siswa. Hal ini kedudukannya sangat penting bagi siswa.

Andi Rudiansah, S.Pd

“Hasil karya tulis akan menambah siswa berpikir kritis, komprehensif dan mampu menganalisis serta handal memberikan solusi problematika melalui bentuk tulisan. Minimal menumbuhkan minat baca, dan pada gilirannya menjadi sumber belajar bagi siswa itu sendiri. Sedang hasil karya berupa praktik dapat meningkatkan seluruh aspek yang terkait untuk mengembangkan soft skills maupun hard skills, sehingga siswa mampu menciptakan produk enterprenuership.
Oleh karenanya, nilai akademik tidak semata-mata menjadi acuan dalam kesuksesan seseorang,” paparnya.

Lebih jauh guru yang energik ini mengutarakan bahwa hasil karya seseorang sangat penting dalam implementasi belajar. Selain aspek pengetahuan terdapat juga aspek keterampilan yang dapat digunakan sebagai modal untuk hidup di masyarakat.

Moch. Imam Hanafi, pimpinan kursus les teknik komputer dan percetakan CV. Sarana Hebat, Tulungagung mengaku peserta kursus semakin berkurang.

“Dulu banyak siswa kursus saya. Sekarang berkurang. Oleh karena itu saya merintis lagi. Juga akan membuka kursus di Surabaya,” katanya.

Drs. Dradjat Poespito, pimpinan kursus SES (Surprising English Surabaya dan Andi Rudiansah, S. Pd, pimpinan kursus Credo Surabaya, kedua guru senior ini mengatakan peranan lembaga-lembaga kursus sangat urgen bagi perkembangan kualitas anak didik.

“Banyak yang berhasil dalam ujian tes pegawai. Baik pegawai negeri maupun pegawai swasta dari hasil tempaan di lembaga kursus atau les privat,” kata kedua guru bahasa Inggris ini.

Citizen – Poedianto

Share this Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version