Pengabdian Tiada Tepi

admin September 29, 2025
Updated 2025/09/29 at 10:50 AM
Oplus_16908288

 

Surabaya, pedilirakyat.id

 

Drs. Ec. Margiono, MM, mantan Guru Sejarah SMK Satya Widya Surabaya, Drs. Lilik Cipto Widodo, mantan Pengawas SD di Surabaya yang sudah mengabdi di dunia pendidikan 40 tahun, Drs. Andi Roesdianto, Guru PJOK SMK Negeri 12 Surabaya sudah 34 tahun mengabdi sebagai guru. Kesemuanya berpendapat sebagai guru harus iklas dan sabar dalam mendidik.

“Menjadi senang tatkala siswa-siswa kami berprestasi. Seperti juara dua bola volly dalam kompetisi jenjang SMK se-Surabaya,” papar Andi Roesdianto

Ketiganya guru-guru senior yang sampai saat ini masih peduli dengan perkembangan pendidikan di tanah air.

Heru Wijanarko, S. Pd, Guru Bahasa Inggris SDN Tembok Dukuh 4 Surabaya, mengawali menjadi guru dengan membuka les Bahasa Inggris. Ketiga pendidik ini memandang profesi guru adalah sebuah pengabdian yang mulia.

“Profesi guru ibarat sebuah pengabdian tiada tepi. Dan hanya semata untuk mencerdaskan putra-putri bangsa,” ujar Heru Wijanarko.

Dengan semangat yang sama, Drs. M. Ghufron, Guru Pendidikan Agama Islam SMK Satya Widya Surabaya dan Falah Widodo, S. Th.I, Guru Pendidikan Agama Islam, SDN Mojo Surabaya, keduanya mengatakan bahwa jiwa nasionalis jelas tampak pada semangat para guru. Mendidik siswa tanpa membeda-bedakan.

Menurut para pendidik ini, bahwa pendidikan karakter, pendidikan etika dan pendidikan agama sangat utama. Sebab itu semua adalah dasar-dasar pendidikan.

“Profesi guru ibarat pengabdian tiada tepi,” tambah Andi Roesdianto.

Poedianto

Share this Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version