Latihan Keterampilan Management.

admin Mei 5, 2026
Updated 2026/05/05 at 11:32 AM

Surabaya, pedulirakyat.id

Dr. Mochtar Lutfi, Kaprodi Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Unair Surabaya, memandang perlu latihan keterampilan bagi calon-calon pemimpin bangsa. Seperti LKMM (Latihan Keterampilan Management Mahasiswa).

LKMM di Unair dilaksanakan selama tiga hari. LKMM Pra Tingkat Dasar, LKMM Tingkat Dasar, LKMM Tingkat Menengah dan LKMM Tingkat Lanjut.

“Ini semua sebagai bekal managerial calon pemimpin. Diajari berpikir kritis, diajari pemecahan masalah skala prioritas,” ujar Mochtar Lutfi.

Di sekolah juga ada pelaksanaan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa). Dalam prosesnya ada latihan baris-berbaris, kecintaan kepada lingkungan, kecintaan kepada bangsa dan negara dan patuh pada peraturan-peraturan sekolah. Harapannya adalah peserta LDKS akan bisa mengisi posisi kepemimpinan di OSIS.

Keterampilan yang Mix and Match.
Rangga Galung Rihardika, S. Ter. Par, Guru Pariwisata SMK Satya Widya Surabaya, berpendapat bahwa dalam perkembangan pendidikan dan bisnis di era modern/digital perlu sebuah peningkatan disiplin ilmu pengetahuan serta keterampilan untuk bisa terus eksis dalam peradaban masyarakat.
Salah satu kunci yang pasti yaitu ‘adaptif’ yaitu sebuah sikap mau mengikuti perkembangan jaman, perkembangan pola pikir manusia, hingga pembaharuan keterampilan guna memenuhi kebutuhan manusia yang semakin hari semakin cepat, instant, dan efisien.

“Mix and Match dalam pendidikan vodkas tentunya bukan suatu hal yang baru dan juga bukan suatu hal yang kuno. Tetapi, sebuah fenomena dimana keharusan untuk berkolaborasi antara dunia pendidikan dan bisnis. Kolaborasi bisa berupa workshop keterampilan, sarasehan pengembangan ilmu, atau bisa juga praktik kerja secara langsung di dunia industri,” papar Pak Rangga, panggilan akrabnya.

Dalam dunia pariwisata, disiplin ilmu lokasi tentunya mengarahkan peserta didik untuk selalu berinovasi dalam berkarya. Seperti mempelajari cara memberikan pelayanan yang baik kepada konsumen, mempelajari bagaimana cara membuat suatu produk yang terbaharukan, dan menangani setiap permasalahan yang ada dalam bisnis layanan dalam industri pariwisata.

Soft skill, sebuah keterampilan yang terbentuk karena karakter, disiplin, dan proses pembelajaran yang konsisten serta selalu ada pencapaian satu per satu sesuai kebutuhan standar kompetensi di bidangnya.

Kolaborasi yang baik antara dunia pendidikan (sekolah) dengan industri bisa dilihat dalam bentuk praktek kerja di waktu tertentu. Idealnya minimal 6 bulan kerja secara konsisten dan disiplin bagi siswa guna membentuk sikap dan karakter budaya kerja yang prima.

Kesimpulannya, mix and match adalah sebuah pokok pikiran dalam menciptakan kolaborasi yang saling bermanfaat dalam pembentukan, penyediaan, dan pemeliharaan SDM yang ada agar mampu bekerja secara optimal dan sesuai harapan daripada kepuasan pelanggan, kepuasan perusahaan, hingga kesejahteraan tenaga kerja itu sendiri

Keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Oleh karena itu kurikulum pada sekolah kejuruan musti menyesuaikan dengan perkembangan pada industri. Sehingga kelulusan sekolah kejuruan cepat mendapat tempat di dunia industri.

Pintar dan Jujur.
“Cari yang pintar banyak, tetapi yang jujur sulit,” ujar Drs. Bambang Wariyanto, SE, MM, Kepala Badan Pangemong UNIPA Surabaya. Oleh karena itu, lanjut Pak Bambang, panggilan akrabnya, tatkala LKMM atau LDKS (Latihan Keterampilan Management Mahasiswa atau Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) akan dilatih management organisasi, keteladanan dan kepemimpinan.

Pemimpin sangat utama perannya. Sebab semuanya bergantung pada kebijaksanaan pemimpin. Pemimpin baik, organisasi menjadi baik. Juga sebaliknya, bila pemimpin salah, organisasi juga salah. Pemimpin harus bisa ditiru dan digugu.

Poedianto

Share this Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version