Foto: Kiri, Ketua Pengurus YPCU, Bachrul Amiq memberikan songkok ke salah satu peserta Kegiatan ‘Khitan Bahagia’ didampingi Rektor Unitomo
Surabaya, pedulirakyat.id
Memperingati Dies Natalis ke-45, Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya menggelar kegiatan sosial bertajuk Khitan Bahagia pada Kamis (25/6/2026). Bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Nurul Hayat, kegiatan khitan massal ini berlangsung di lingkungan kampus Unitomo dan diikuti sekitar 140 anak dari berbagai wilayah di Surabaya dan sekitarnya.
Pelaksanaan khitan dilakukan menggunakan metode laser di Ruang OSCE Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Unitomo. Selain memperoleh layanan medis gratis, para peserta juga menerima sejumlah fasilitas pendukung, mulai dari uang saku, bingkisan pasca-khitan, kaos peserta, hingga perlengkapan sekolah. Kehadiran fasilitas tersebut menambah semarak suasana sekaligus memberi kenyamanan bagi anak-anak yang mengikuti prosesi khitan.
Dekan Fikes Unitomo sekaligus Ketua Panitia, Arkha Rosyaria B, S.ST., M.Kes., menyebut kegiatan ini sebagai bentuk nyata pengabdian kampus kepada masyarakat. Ia menegaskan, penggunaan metode laser dipilih karena dinilai lebih aman, minim rasa sakit, dan mempercepat proses pemulihan peserta.
Menurutnya, panitia juga ingin memastikan anak-anak pulang dengan pengalaman yang menyenangkan, bukan sekadar selesai menjalani tindakan medis.
Rektor Unitomo, Prof. Dr. Siti Marwiyah, SH., MH., secara resmi membuka kegiatan tersebut sekaligus menyerahkan simbolis songkok dan perlengkapan sekolah kepada perwakilan peserta. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa perayaan hari jadi kampus tidak semestinya berhenti pada seremoni internal, melainkan harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekitar. Kegiatan Khitan Bahagia, katanya, menjadi salah satu wujud kepedulian sosial Unitomo yang diharapkan mampu memotivasi anak-anak untuk lebih bersemangat menempuh pendidikan.
Suasana hangat sudah terasa sejak pagi, ketika registrasi peserta dibuka di Aula Unitomo pada pukul 07.00 WIB. Iringan musik religius dari grup Banjari UKKI, penampilan hiburan dari para mahasiswa, hingga sesi penyambutan peserta membuat suasana lebih tenang dan akrab. Setelah rangkaian pembukaan, pemutaran video profil Nurul Hayat, dan sesi foto bersama, para peserta memasuki ruang tindakan secara bergiliran dengan tertib.
Dengan dukungan penuh dari Unitomo, Nurul Hayat, dan Yayasan Pendidikan Cendekia Utama (YPCU), kegiatan sosial ini berlangsung lancar dan tertib. Lebih dari sekadar perayaan ulang tahun kampus, Khitan Bahagia memperlihatkan bahwa pendidikan tinggi dapat hadir langsung di tengah masyarakat melalui aksi kemanusiaan yang sederhana namun bermakna.
Rophy Pareno


