Jagalah Hati

admin April 9, 2025
Updated 2025/04/09 at 9:26 PM

Prof. Saiful Jazil

 

Surabaya, pedulirakyat.id

Bakda hari raya Idul Fitri 2025, banyak warga masyarakat yang mengadakan acara maaf memaafkan, halal bihalal. Baik di kampung, desa, lembaga-lembaga, sekolah-sekolah, kampus- kampus dan lainnya. Pada intinya manusia menyadari bila penuh lalai serta kilap. Maka upaya untuk bisa menjadi Fitra, yaitu saling memaafkan.

SMK Satya Widya Surabaya juga menjalankan acara halal bihalal dan Prof. Saiful Jazil, Guru Besar UINSA memberi pemaparan filosofi halal bihalal (8 April 2025).

Samba Perwirajaya, SH, MH, Ketua Yayasan Satya Widya Surabaya mengutarakan bahwa hakikat halal bihalal adalah untuk saling maaf dan memaafkan.

“Karena manusia itu tak luput dari kesalahan. Maka sebagai bangsa yang berbudaya, seyogyanya saling memberi maaf,” paparnya.

Pagi yang sejuk, udara segar, keluarga besar Yayasan Satya Widya Surabaya, melaksanakan acara halal bihalal di pelataran tengah sekolah.

Acara ini dihadiri guru, dosen dan karyawan. Tampak hadir Edi Pranoto, S. Pd, MM dan jajaran manajemen.

Di tempat yang sama Drs. Drajat Poespito, Guru Bahasa Inggris, mengatakan bahwa halal bihalal sangat perlu.

“Setelah saling memaafkan, hati kita kembali bersih,” ujar guru yang energik ini.

Prof. Saiful Jazil mengatakan bila orang suka memaafkan orang lain, akan masuk surga. Memaafkan orang yang suka menjegal karir. Memaafkan orang yang melakukan dholim. Memaafkan orang yang memusuhi.

“Kalau menjalankan puasa itu habluminallah, tetapi bila halal bihalal itu hablu minannas. Halal bihalal, intinya saling memaafkan diantara kita,” katanya.

Acara ini ditutup dengan tembang “Jagalah Hati” Abdullah Gymnastiar.

Poedianto

Share this Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version