Hidup Itu Suara

admin Maret 27, 2025
Updated 2025/03/27 at 9:28 AM

Surabaya, pedulirakyat.id

MT. Yudihari, SH, MH, pakar terapi kesehatan Surabaya ini, memaparkan bahwa sesungguhnya kehidupan itu adalah suara. Seperti suara denyut nadi, suara degup jantung, suara nafas, suara ginjal, suara kantung kemi dan suara-suara lain yang ada dalam sekujur tubuh. Intinya suara-suara yang bersemayam di badan ini harus dikenali dengan baik.

“Nah, suara-suara yang ada dalam tubuh ini harus kita kenali dengan baik, yaitu dengan sentuhan-sentuhan jari-jari telapak tangan atau dengan sentuhan jari-jari telapak kaki yang tertuju pada “doyo urip” (daya hidup). Kemudian akan bisa menghasilkan rangsangan keseimbangan otak. Seni metode pengobatan ini sangat sederhana dan murah. Sentuhan-sentuhan pada suara inilah yang membuat sehat. Kita ingat para pejuang kemerdekaan, hanya dengan sentuhan dua suara “merdeka atau mati” ada yang dengan suara “Allah Akbar.” Hanya dengan dua suara (kata) menghasilkan kemerdekaan,” papar MT. Yudihari.

Pria pecinta musik ini, menguraikan lebih lanjut bahwa dalam tubuh manusia ada “sedulur” empat dan lima “pancer. Sedulur empat itu ialah: sukma, jiwa, raga dan dunia. Sementara lima “pancer” ialah: tanah, air, api, angin dan matahari. Tanah meliputi lambung dan limpa. Air meliputi ginjal dan kantung kemi. Api meliputi jantung dan usus kecil. Angin meliputi paru-paru dan usus besar. Matahari meliputi hati dan empedu.

“Orang Jawa memberi simbul pada semua ini dengan penamaan hari-hari Jawa. Yaitu, Tanah hari Pahing. Air hari Pon. Api hari Wage. Angin hari Kliwon. Matahari hari Legi,” tambahnya dengan mimik sungguh-sungguh.

Poedianto

Share this Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version