Foto : Suasana gelaran Spotic 20
Surabaya, pedulirakyat.id
Kemeriahan menyelimuti kampus Universitas Muhammadiyah Surabaya pada Minggu (11/1/2026). Ratusan siswa, termasuk delegasi dari SD Muhammadiyah 13 Surabaya, tampak antusias mengikuti puncak gelaran Aksi Spotic 2026 (Ajang Kreativitas Siswa, Olahraga, dan Seni).
Acara tahunan bergengsi ini resmi dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Ibu Febrina Kusumawati, S.Si., M.M. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa Aksi Spotic merupakan momentum krusial bagi dunia pendidikan di Surabaya.
“Aksi Spotic ini adalah momentum yang sangat penting. Melalui ajang ini, kita bisa melahirkan anak-anak yang berakhlak dan berpendidikan tinggi, selaras dengan visi mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter,” ujar Ibu Febrina penuh optimisme.
Ketua K3S SD/MI Muhammadiyah Kota Surabaya, Bapak Amang Muazam, S.Ag., M.Pd.I. menjelaskan bahwa pemilihan waktu di awal tahun merupakan langkah strategis untuk memacu semangat belajar dan sportivitas siswa sejak dini. Beliau menegaskan bahwa seluruh elemen sekolah Muhammadiyah siap mendukung dan bersinergi demi kesuksesan acara ini.
“Aksi Spotic siap mendukung dan bersinergi untuk kemajuan prestasi siswa. Kita mulai sejak hari Jumat dan puncaknya adalah hari Minggu ini,” ungkap Bapak Amang Muazam.
Ragam Lomba dari Ketangkasan hingga Literasi. SD Muhammadiyah 13 Surabaya turut menerjunkan talenta-talenta terbaiknya untuk berkompetisi dalam berbagai cabang perlombaan yang variatif, antara lain:
* Olahraga: Panahan, Lari Estafet, dan Futsal.
* Religi: Qiroah dan Tahfidz.
* Akademik: Olimpiade Matematika dan Olimpiade Sains.
* Bahasa & Seni: Ismu English, Ismu Arabic, serta lomba Berkisah.
Hingga berita ini diturunkan, suasana kompetisi masih berlangsung dengan sangat suportif. Para guru pendamping dari SD Muhammadiyah 13 Surabaya berharap partisipasi ini tidak hanya mengejar medali, tetapi juga mempererat silaturahmi antar sekolah Muhammadiyah se-Kota Surabaya.
Semoga seluruh rangkaian acara berjalan lancar hingga penutupan dan mampu melahirkan generasi unggul yang membanggakan kota Surabaya.
Rophy Pareno


