Foto: 9 Siswa SMA SAIM Surabaya yang bertolak ke Jepang
Surabaya, pedulirakyat.id
9 Siswa SMA SAIM hari ini resmi berangkat menuju Jepang dalam program CCU Japan (Cross-Cultural Understanding) yang berlangsung dari 23 Oktober hingga 3 November 2025. Dipandu oleh Ustadz Ahmad Fathoni atau yang akrab dipanggil Ustad Toni, mereka siap menjalani perjalanan belajar yang membuka mata, menumbuhkan makna, dan memperluas pandangan tentang dunia.
Program ini menjadi bagian dari upaya SMA SAIM untuk memberikan insight nyata tentang kehidupan kampus internasional dan masa depan karier global. Para siswa akan merasakan langsung atmosfer belajar di universitas ternama di Jepang yakni Waseda University dan Nihon University, berinteraksi dengan mahasiswa lokal, dan melihat bagaimana semangat inovasi tumbuh dari disiplin dan kolaborasi.
“Melalui pengalaman ini, kami berharap mereka mendapatkan inspirasi tentang masa depan karier global yang tetap berakar pada nilai moral dan spiritual.” ungkap Isna Maslikha selalu Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan SAIM Secondary.
Lebih dari sekadar perjalanan akademik, Cross Culture Understanding (CCU) Japan mengajak siswa untuk belajar dengan hati — memahami nilai tangguh, mandiri, dan beriman di tengah keberagaman budaya.
Melalui refleksi harian dan proyek kreatif, mereka diajak untuk menemukan hubungan antara ilmu, iman, dan masa depan, sekaligus menyiapkan diri menjadi pembelajar yang berkontribusi bagi dunia.
Karena bagi SAIM Surabaya, setiap langkah di negeri orang bukan hanya perjalanan fisik, tetapi perjalanan menemukan jati diri dan arah masa depan.
Rophy Pareno


