Probolinggo, peduli rakyat.id
Kejahatan criminal tindak pidana memang seringkali terjadi seperti (Begal perampasan, Kekerasan, Perampokan, Penipuan, Narkoba, Korupsi dll. Hal ini sering terjadi di kota – kota besar seperti di Jakarta, Surabaya, bahkan di Kota kecilpun seperti di Kota Probolinggo sangat marak aksi kasus begal dengan membawa sajam, celurit seperti terjadi pembegalan di wonoasih Jl. Bengawan Solo, Cokro Aminoto dll.
Hal ini juga terjadi menjadi korban begal perampasan penjual tempe salah satu warga masyarakat yang bernama, Agustin Setia Ningrum beralamat Jl. Hasan Bisri Gg.02 RT.007 RW.001 Kelurahan Sumber Taman Kecamatan Wonoasih Kota Probolinggo dari hasil yang dihimpin koresponden peduli rakyat di probolinggo (Korban yang Bernama Agustin Setia Ningrum mau berangkat berjualan tempe kepasar baru menggunakan sepeda Beat warna merah putih melewati Jl. Kh.Hasan Genggong terus melalui Jl. Sunan Muria TKP (tempat kejadian perkara) sekitar jam 04.30 Wib Pagi.
Dekat Makam Corona Kelurahan Kebonsari Kulon dengan cara korban dicegat diancam dengan celurit oleh dua orang tak dikenal menggunakan sepeda motor Vario pakai Helm Warna Merah juga membawa sajam celurit langsung sepeda motor korban dirampas alias dibegal korban sempat histeris minta tolong berteriak maling maling !!! Namun warga setempat tidak berani keluar pada saat kejadian lalu pelaku begal menuju ke barat Jl. Sunan Muria membawa sepeda motor korban Beat tahun 2019 Nopol. N 5516 RD warna merah putih Noka.
MH1JM2129KK440255, Nosin. JM21E2417860 Atas Nama Agustin Setia Ningrum atas kasus tersebut korban mengalami kerugian secara material kurang lebih Rp. 9.000.000,- (Sembilan Juta Rupiah) saat itu juga korban Agustin Setia Ningrum melaporkan atas dugaan tindak pidana pencurian dan kekerasan ke Polresta Probolinggo Nomer LPM / 72 / V / 2026 / SPKT tanggal 7 Mei 2026. Atas kejadian ini korban mengalami syok dan trauma. Sedangkan keluarga korban menyatakan Kepolisian Polresta cepat segera melakukan penangkapan pelaku begal.
Rohim


