Assisories Heroik

admin Mei 19, 2025
Updated 2025/05/19 at 10:43 AM

Surabaya, pedulirakyat.id

Dr. Djoko Adi Waluyo, Ketua PGRI Jawa Timur, mengutarakan bahwa konsentrasi pendidikan seyogyanya bertumpu pada nilai-nilai kesejarahan. Harapannya adalah esensi heroik, patriotis dan nasionalis menjadi main site anak didik. Tokoh pendidikan ini mencontohkan di Philipina banyak dimensi cultura.

“Toko-toko di Philipina banyak menjual assisories (merchandise). Gantungan kunci, alat buka botol, alat tulis dan lainnya, semua pernik- pernik tersebut terukir, bergambar, nilai-nilai kepahlawanan sejarah Philipina,” paparnya.

Lebih lanjut, pendiri Museum Pramuka Surabaya ini, menjabarkan dunia pendidikan seharusnya bertumpu pada cita rasa kesejarahan, heroisme, apalagi kota Surabaya yang sudah berumur 732 tahun dan mempunyai sejarah panjang bangsa, sudah barang tentu kental dengan nilai-nilai heroik. Pelajaran sejarah yang harus dikedepankan. Tetapi Walikota Surabaya Eri Cahyadi sangat peduli pada konstelasi pendidikan di Surabaya. Bahkan siswa yang belum bisa mengambil ijasah karena belum bisa melunasi pembayaran, semua tanggungan orang tua murid di tanggung walikota.

“Walikota Eri Cahyadi sangat peduli dengan pendidikan dan peduli dengan PGRI,” tambah Djoko Adi Waluyo.

Poedianto

Share this Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version