Peluang Masakan Asia Populer di Kampung Arab Ampel Surabaya

admin
admin September 17, 2025
Updated 2025/09/17 at 1:36 PM

Surabaya, pedulirakyat.id

Pola makan sangat dipengaruhi oleh faktor–faktor sebagaimana dikemukakan oleh Sanjur (1997) adalah karakteristik individu, karakteristik makanan dan karakteristik lingkungan.

Tentang Karakteristik lingkungan bahwa Quds Royal Hotel Surabaya berada di kawasan lingkungan yang dijuluki Kampung Arab, yang berpengaruh terhadap preferensi antara lain musim, geografi, mobilitas, urbanisasi, dan daerah asal. Setiap orang memiliki suatu pola makan dan cita rasa makanan yang berbeda. Seperti halnya warga keturunan Arab di Kawasan Ampel, meskipun mereka sudah lama menetap di Indonesia, tetapi makanan yang mereka konsumsi masih memiliki perpaduan dari cita rasa masakan Arab, India dan Indonesia.

Menjual makanan non-Arab di “Kampung Arab” (Kawasan Sunan Ampel) bisa sangat kuat dan memiliki peluang besar karena kawasan ini merupakan destinasi wisata religi yang ramai dengan ribuan pengunjung setiap hari, baik dari dalam maupun luar kota. Banyaknya pengunjung yang mencari pengalaman kuliner yang beragam, bukan hanya makanan Arab, membuka peluang bagi makanan non-Arab untuk diterima dan dinikmati oleh berbagai macam latar belakang pengunjung.

Faktor yang Mendukung Peluang Bisnis Makanan Non-Arab di Kampung Arab adalah
Ramainya Pengunjung di Kawasan Sunan Ampel yang selalu ramai, menjamin lalu lintas pengunjung yang konsisten untuk bisnis kuliner.

Keanekaragaman Pengunjung yang datang dari berbagai daerah dengan selera yang beragam, tidak hanya berburu makanan Arab, tetapi juga mencari kuliner unik lainnya.

Peluang Makanan non-Arab bisa menjadi daya tarik baru dan menawarkan alternatif bagi pengunjung yang sudah bosan atau ingin mencoba sesuatu yang berbeda.

Aksesibilitas di Kawasan ini memiliki banyak pedagang kaki lima dan pusat kuliner, memudahkan pengunjung untuk menemukan dan membeli makanan.

” Dalam sebuah market yang menawarkan produk makanan yang hampir seragam, yaitu kuliner Timur Tengah, perlu dicari peluang alternatif agar konsumen punya pilihan lain, sehingga tidak jenuh. Mengingat, makan telah menjadi kebutuhan rutin. Ini adalah stategi bisnis blue ocean, sebagaimana yang ditulis oleh Professor W.Chan Kim dan Renee Mauborgnee dalam buku fenomenal mereka, Blue Ocean Stategy. Namun gentu saja, Quds Royal Hotel tetap selalu menyediakan sajian menu andalan Timur Tengah dan Nusantara lainnya untuk para tamu dan konsumen lokal lainnya “, ujar Pungky Kusuma selaku GM Quds Royal Hotel Surabaya.

Dari hal-hal tersebut di atas, semakin meyakinkan Pihak Manajemen Quds Royal Hotel Surabaya untuk menggelar berbagai masakan Asia populer seperti Tom Yum Goong, Ayam Pandan Thailand, Sapo Tahu Singapore, Malay Chicken Satay hingga Ceker Ayam Hakaw nan lezat dapat dinikmati di Restoran Delima Quds Royal Hotel, Surabaya.

Selama 2 minggu kedepan, tidak kurang dari 18 jenis masakan Asia populer disajikan dalam sebuah gelaran event bertajuk Asian Food Festival di hotel bernuansa Timur Tengah ini.

Festival Masakan Asia diluncurkan pada hari Rabu 17 September 2025 di Restoran Delima yang menyatu dengan lobby hotel, dihadiri oleh 60 orang relasi bisnis Quds Royal Hotel dan para tamu lainnya dalam sebuah jamuan makan siang.

Dalam launching event tersebut, disajikan 8 macam menu Asian cuisine atau masakan Asia. Sajian makanan yang disuguhkan antara lain berupa minuman Olong Chinese tea, Tom Yum Goong yaitu sup pedas seafood ala Thailand, Cap Cay Hongkong, Sapo Tahu Singapore, Nasi Goreng Shanghai, steamed Hakaw Chicken Claws hingga hidangan penutup berupa Es Shanghai dan assorted Asian seasonal fruits.

“Jadi selain berbagai menu masakan Nusantara dan Timur Tengah yang selama ini dikenal sebagai sajian menu favorit di restoran Delima Quds Royal Hotel, kali ini kami suguhkan aneka makanan Asia populer yang didominasi dengan Chinese Food sebagai sebuah upaya untuk menyajikan pilihan alternatif menu makanan yang berbeda, khususnya untuk makan siang dan makan malam” jelas Pungky Kusuma, General Manager Quds Royal Hotel Surabaya.

Manajemen hotel berbintang tiga dengan konsep syariah ini meyakini, aneka masakan Asia yang disajikan secara ala carte tersebut akan mampu memberikan lebih banyak pilihan menu bagi para penggemar kuliner, untuk mencoba menikmati sesuatu yang berbeda dari menu masakan Timur Tengah yang selama ini telah banyak dijumpai di berbagai gerai di sepanjang jalan KH. Mas Mansyur Surabaya, yang selama ini dikenal sebagai Surabaya Arabian Square.

” Kuliner Asia cenderung akrab dan mudah diterima konsumen lokal, mengingat kesamaan rasa dan karakteristiknya. Masyarakat gemar makan masakan berempah dan cenderung spicy yang banyak ditemui dalam berbagai masakan Asia”, lanjut Pungky

Berbagai menu masakan dalam Asian Food Festival ini diyakini akan menjadi menu pilihan baru bagi para business owner, profesional dan karyawan perusahaan yang berkantor di kawasan jalan KH. Mas Mansyur, area Perak dan Surabaya utara untuk makan siang atau makan malam bersama kolega kantor, atau menjamu relasi bisnis perusahaan.
Bagi kalangan gen Z dan milenial, Restoran Delima juga menyediakan berbagai kudapan praktis seperti chicken dumpling, siomay udang ala Hongkong, cheese chicken teriyaki, chicken steak hotplate, Asian snack platter dan Malay Chicken Satay Hotplate dengan bumbu rempah kacang pedas legit.

“Saya surprise, rasa capcay Hongkong dan Cantonese style noodlenya benar-benar pas di lidah” Kata Antony Ang, seorang lawyer Peradi Surabaya yang sempat hadir bersama koleganya dalam sebuah acara lunch preview, sepekan sebelum Asian Food Festival ini resmi diluncurkan.

Selain Restoran Delima sebagai all day dining venue, Quds Royal Hotel, Surabaya memiliki 58 unit kamar yang didesain secara elegan dan lega. Mulai dari kategori kamar Deluxe, Premiere, Executive dan Royal Suite, sebuah kamar suite pilihan keluarga dengan luasan mencapai 48 meter persegi.

Hotel di Kawasan Surabaya utara yang telah beroperasi selama 17 tahun ini telah menjadi pilihan utama bagi para pebisnis dan keluarga karena berlokasi di sentra wisata religi Ampel yang eksotik dan sentra Surabaya heritage, terkenal dengan berbagai kuliner eksotik yang mudah didapat di sekitar lokasi hotel.

Rophy Pareno

Share this Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *