admin
admin Agustus 13, 2025
Updated 2025/08/13 at 2:20 PM

Webinar Cerdig Batch 7, Bersama KIM Kabupaten/Kota Se Jatim

thumb
Tangkapan layar kegiatan Webinar Cerdig seri ke 7 bersama KIM Kabupaten/kota se Jatim.

Surabaya, pedulirakyat.idDinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Jawa Timur kembali menggelar webinar cerdas digital (Cerdig) batch ke 7 bersama Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) se kabupaten/kota di Jatim. Jumat (8/8/2025).

Kegiatan cerdig kali ini mengambil tema Peran KIM dalam Produksi Konten Positif dan Digital Branding Desa/Kelurahan. Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Putut Darmawan, mewakili Kepala Dinas Kominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin.

Narasumber webinar, yaitu pakar dan praktisi komunikasi, seperti Arief B. Sitohang, Rudi Sutanto, Algooth Putranto, Damar Eka  dan Faly Marlian Putra.

Putut Darmawan mengatakan, KIM di era digital ini tidak cukup hanya menjadi penyebar informasi. lebih dari itu, KIM dituntut menjadi kreator konten yang mampu mengangkat potensi desa/kelurahan secara digital. Produksi konten yang positif dan berkualitas menjadi ujung tombak dalam melawan hoaks, disinformasi, dan narasi negatif yang berkembang di media sosial.

“Di sinilah KIM menjadi aktor penting, karena KIM adalah pihak yang berada paling dekat dengan masyarakat, memahami karakter wilayahnya, dan mampu menyuarakan narasi dari akar rumput dengan pendekatan yang lebih otentik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, data terbaru dari We Are Social 2025 mencatat bahwa lebih dari 190 juta penduduk Indonesia kini aktif menggunakan media sosial. Kemudian hasil survei penetrasi internet dan perilaku penggunaan internet Indonesia tahun 2025 yang dirilis oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), menunjukkan bahwa tingkat penetrasi internet di Indonesia telah mencapai angka 80,66%, atau setara dengan 229 juta jiwa dari total populasi di Indonesia.

“Data ini menjadi pengingat bagi kita semua khususnya bagi KIM sebagai mitra strategis pemerintah, bahwa ruang digital adalah ruang perjuangan baru. Perjuangan untuk menyuarakan informasi yang benar, membangun optimisme, dan memperkuat identitas komunitas melalui konten yang positif,” katanya.

Melalui kegiatan ini diharapkan semakin banyak konten positif dari KIM yang bertebaran di media sosial konten yang menginspirasi, mengedukasi, dan mengangkat potensi lokal.

“Mari kita jadikan media sosial sebagai etalase desa/kelurahan kita tempat kita menunjukkan keberagaman, kreativitas, inovasi, dan kearifan lokal yang kita miliki. Mari jadikan ruang digital sebagai ruang yang positif dan memberdayakan,” pungkasnya.

Ist

Share this Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *