Surabaya, pedulirakyat.id
Rangga Galuh Rihardika, S. Tr. Par, Guru Pariwisata SMK Satya Widya Surabaya, mengatakan untuk praktik Guiding bagi siswa kepariwisataan harus menguasai ke pemanduan. Seperti sejarah tempat wisata dan fakta menarik. Misalnya, cerita-cerita menarik tentang cerita rakyat yang berkaitan dengan tempat wisata.
“Ini membutuhkan efektif enam semester untuk belajar. Meliputi kemampuan berkomunikasi bahasa asing, kemampuan berpenampilan menarik didepan wisatawan dan wawasan tentang suatu wilayah wisata serta senantiasa rasa ingin tahu yang tinggi tentang destinasi wisata,” papar guru sekaligus guiding ini.
Banyak sekolah yang berwisata ke tempat bersejarah. Seperti candi-candi, museum dan kunjungan ke dinas pariwisata dan instansi terkait. Semua ini agar siswa bisa mendapat wawasan dan pengetahuan mengenai pengelolaan daya tarik wisata.
Sejarah tempat wisata memang harus dikenal oleh siswa pariwisata, sebab akan membentuk siswa menjadi pemandu-pemandu wisata dan insan pariwisata yang profesional.
Poedianto


