Gresik, pedulirakyat.id
Aneh, program ternak ayam petelor yang dianggarkan sesuai APBDes tahun 2025 sebesar Rp 100 juta itu mangkrak. Mengapa dikatakan mangkrak ? Karena, diawali dengan pembangunan kandang belum sepenuhnya selesai dan belum layak untuk ternak ayam. Juga kandang batry yang terpasang hanya 246. Sedangkan menurut kabarnya rencana ternak ayam petelur tersebut 500 ayam. Berarti kandang batry harus 500 kotak. Hingga saat ini ayamnya tidak ada.
Program ternak ayam petelor ini, terkesan main main. Karena sesuai Peraturan Bupati Gresik No. 17 tahun 2025, menetapkan Laporan Pertanggungjawaban Pemerintah Desa (LPPD) paling lambat harus selesai 3 bulan setelah akhir tahun anggaran.
Tetapi kenyataannya, hingga berita ini diturunkan (28 April 2025) jangankan ayam ternak, kandang dan kelengkapan beternak belum lengkap.
Sementara itu, untuk lokasi kandang berdiri di atas tanah milik warga setempat bernam Zainudin. Menurutnya, ketika ditemui di rumahnya Jumat (24 April 2025) dia mengaku yang mengerjakan bangunan untuk kandang dan instalasi kandang batrynya. Dia memperkirakan habis sekitar Rp. 40 juta.
Dan untuk menempati tanahnya, Zainudin juga mengaku minta bagi hasil, dan minta pekerjaan sebagai pengelola ternak ayam petelor.
Sedangkan bentuk kerjasama bagi hasil pun, belum ada kejelasan. Semua disepakati secara lisan. Serta berapa persentase jumlah bagi hasilnya tidak jelas.
Ist


