Ar-Roudhoh Tambak Rejo Tutup Muharram 1448 H dengan Pengajian Akbar dan Santunan Yatim

admin Juli 13, 2026
Updated 2026/07/13 at 1:21 PM

Foto : Suasana Pengajian Akbar dan Santunan Yatim

 

Surabaya, pedulirakyat.id

Menutup rangkaian kegiatan bulan Muharram 1448 Hijriah, jam’iyah Ar-Roudhoh di Kelurahan Tambak Rejo, Kecamatan Simokerto, Surabaya, menggelar pengajian akbar sekaligus penyerahan santunan bagi anak yatim, Ahad (12/7/2026). Kegiatan ini menjadi penanda kuatnya semangat keagamaan dan kepedulian sosial warga di tengah keterbatasan ruang pelaksanaan.

Acara yang berlangsung di kawasan pemukiman bantaran rel Wilayah Tambak Adi DKA dan Kapasari Pedukuhan itu menghadirkan penceramah Ustadz Zainal Arifin, yang dikenal luas masyarakat dengan sebutan “Ustadz Gaul”. Meski lokasi kegiatan tergolong sempit dan berada di tengah kawasan padat penduduk, jamaah tetap memadati area acara dengan antusias.
Ketua Jamaah Ar-Roudhoh, Sukati, mengaku bersyukur atas konsistensi warga dalam menjaga tradisi peringatan hari besar Islam setiap tahun. Menurut dia, keterbatasan tempat tidak pernah menjadi penghalang bagi semangat kebersamaan yang telah terbangun di lingkungan setempat.

“Kami memang berada di wilayah pemukiman dengan ruang yang terbatas, namun semangat kebersamaan dan keinginan untuk memperingati hari besar Islam justru semakin kuat. Saya sangat bahagia dan bangga setiap tahun kita bisa melaksanakan acara ini. Semoga ke depannya kami senantiasa diberi kelancaran dan kemampuan untuk terus mengadakan kegiatan serupa,” ujar Sukati.

Di balik terselenggaranya acara yang berlangsung tertib dan lancar itu, kerja sama seluruh unsur menjadi faktor penting. Ketua panitia, Sulastri, bersama jajaran warga turut memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana, mulai dari persiapan tempat, penyambutan tamu, hingga pengaturan jamaah.

Selain pengajian, acara ini juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak yatim di lingkungan sekitar. Kehadiran unsur sosial dalam kegiatan keagamaan tersebut menegaskan bahwa peringatan Muharram tidak hanya dimaknai sebagai seremoni spiritual, tetapi juga sebagai momentum memperkuat kepedulian kepada sesama.
Kehadiran Ustadz Zainal Arifin mendapat sambutan hangat dari para jamaah. Materi yang disampaikan berlangsung dalam suasana akrab dan komunikatif, sehingga mudah diterima oleh warga dari berbagai kalangan.

Harapan jamaah sederhana namun kuat: agar pesan-pesan yang disampaikan menjadi bekal kebaikan sekaligus mempererat hubungan antarwarga di wilayah tersebut.

 

Rophy Pareno

Share this Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version