Surabaya, pedulirakyat.id
Prinsip belajar adalah menghasilkan kompetensi. Itu sebenarnya tujuan belajar, demikian Profesor Septi Ariadi, Kaprodi Sosiologi FISIP Unair Surabaya. Lebih lanjut dosen yang bersahaja ini mengutarakan bahwa, kompetensi siswa bisa didapat lewat cara pembelajaran di bangku kelas. Hal ini menghasilkan kognitif, yaitu tataran pengetahuan. Setelah itu harus dilanjutkan dengan implementasi, praktik langsung. Tahapan ini, siswa ikut berpartisipasi, siswa terlibat angsung dalam praktik. Sudah barang tentu, kompetensi yang sesuai harapan dunia usaha dan dunia industri (Dudi).
“Jadi tidak abstrak, tidak di awang-awang. Dengan praktik, empirik, akan menghasilkan karya nyata. Karya dalam bentuk fisik, bukan sekadar teoritik. Ini yang dinamakan kontribusi nyata. Pada gilirannya semua ini akan diperuntukkan pada masyarakat, bangsa dan negara,” paparnya serius.
Poedianto


