Surabaya, pedulirakyat.id
Dr. Sholihin Fanani, Dosen Universitas Muhammadiyah Surabaya memandang kemerdekaan dari sisi agama. Apabila ditinjau dari perspektif agama, variabelnya adalah rakyat sudah bebas dari kebodohan, rakyat sudah bebas dari kemiskinan, menjalankan ajaran agama Islam dengan murni, rakyat sehat rohani jasmani dan bebas dari pengaruh asing.
“Inilah yang dikehendaki KH. Achmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah). implementasinya adalah mendirikan sekolah-sekolah, menjalankan gerakan sosial (taawun), mendirikan panti asuhan, menyantuni yatim piatu dan mendirikan rumah sakit,” papar Sholihin Fanani.
Mendirikan sekolah agar anak-anak bangsa bisa cerdas. Melakukan taawun guna mengentas kemiskinan, agar rakyat bisa berdaya. Disini peranan para pimpinan untuk memegang teguh ajaran agama. Yaitu, iman, jujur dan kerja keras. Bila sudah demikian halnya, niscaya akan berhasil. Kesemuanya itu diperuntukkan semata untuk rakyat
Tujuan kemerdekaan itu sendiri adalah mencerdaskan dan mensejahterakan rakyat.
Poedianto


