MENUJU PROFESIONAL

admin
admin Mei 22, 2025
Updated 2025/05/22 at 10:30 AM

Surabaya, pedulirakyat.id

Problematika pendidikan, diantaranya adalah kualitas guru, sarana prasarana, lingkungan sekolah, lingkungan rumah peserta didik dan banyak lagi variabelnya. Semuanya bisa mengganggu daya serap siswa terhadap pelajaran. Dan implikasinya, siswa bisa kesulitan dalam mengerjakan soal-soal ujian.

Berbagai upaya dilakukan. Seperti pembelajaran yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan peserta didik (teaching at the righ level), memberi les, belajar bersama dan banyak lagi upaya lainnya. Yang pada pokoknya menuju pelaksanaan pembelajaran di sekolah bisa lancar serta membawa manfaat bagi perkembangan anak didik.

Lembaga-lembaga pendidikan kejuruan berlomba membuka jurusan-jurusan baru agar bisa mewadahi minat dan bakat siswa. Bahkan ada sekolah kejuruan yang mempunyai sepuluh jurusan (kompetensi keahlian).

Semua berharap bisa mencetak siswa unggul. Baik bidang sains, sosial, sastra atau skill. Apalagi di dunia kerja dibutuhkan angkatan kerja yang profesional. Karenanya sangat perlu program yang handal dan berorientasi pada kemajuan siswa.
Sebab dunia kerja dan industri membutuhkan tenaga profesional, skill, apalagi mampu bahasa Inggris.

LATIHAN
Ujian banyak ragamnya. Ada ujian praktik, ada ujian teori. Di sekolah kejuruan dinamakan ujian kompetensi. Sekolah kejuruan jurusan hotel bila siswa menghadapi ujian hendaknya sebelum waktu ujian seyogyanya latihan dahulu. Perlunya latihan dulu baru menghadapi ujian agar tidak gugup.

Ujian praktik sangat penting, karena untuk mengetahui kemampuan siswa. Ujian praktik dijalankan pada semua jurusan di sekolah kejuruan. Sekolah kejuruan bila ujian praktik, akan diuji oleh para praktisi dari lembaga lain.

Tidak hanya kemampuan keterampilan saja, namun menataan gestur dan sopan santun juga harus dibenahi.
Di dunia industri tidak memilih-milih siswa, semua akan mendapatkan pendidikan. Proses mendidik inilah yang diutamakan. Baik kharakter maupun skill. Tentang skill itu ilmu nyata, bila dipelajari dengan sungguh-sungguh pasti bisa.

Memang sebelum waktu ujian praktik, siswa tampak tegang. Peserta ujian memakai seragam praktik, kelihatan rapi. Sudah barang tentu dengan dandanan rambut yang rapi. Tak ketinggalan memakai masker. Mereka berkelompok di meja masing-masing. Latihan segala sesuatunya untuk menghadapi ujian praktik secara kelompok. Apalagi pengujinya bukan guru setempat, yaitu guru praktisi dari lembaga lain, sudah tentu peserta ujian sedikit tegang.
Di SMA juga ada ujian praktik. Tetapi ujian praktik biasanya cuma simulasi ANBK.

Seperti siswa dari jurusan tata boga juga tampak gugup menghadapi ujian praktik. Sudah diajari oleh guru di sekolah. Baik teori maupun praktik. Seperti masakan Korea, Jepang, Indonesia dan masakan-madakan lain, sudah diajari semua.
Betapa pentingnya ujian praktik, apalagi tentang sains.

Lain halnya dengan ujian praktik Reservation, Ticketing dan Tour Planning ada hal hitung-menghitung bagi siswa jurusan usaha layanan pariwisata. Dan juga adaptasi penggunaan sistem reservasi dan bahasa Inggris.

Karenanya harus sungguh-sungguh dalam belajar. Hal ini perlu waktu yang panjang.

PENINGKATAN MUTU
Peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan senantiasa dilakukan oleh semua pihak. Baik pemerintah maupun lembaga pendidikan swasta. Sebab maju dan mundurnya sebuah bangsa bisa diukur dari maju dan mundurnya pendidikan. Pendidikan maju, maju pula kehidupan bangsa. Semua upaya untuk memajukan pendidikan sudah dilaksanakan. Seperti work shop, penataran, seminar dan peningkatan pelayanan yang baik untuk siswa.

Mengikuti seminar, work shop, diskusi, simulasi dan barbagai kegiatan sudah barang pasti banyak manfaatnya. Yang pada pokoknya semua itu untuk kemajuan pendidikan.

Sejak sekolah, kuliah dan menjadi guru bukan proses yang pendek. Semua melewati interaksi yang panjang. Bahkan ketika di lingkungan guru, juga beriringan dengan organisasi-organisasi keguruan. Seperti PGRI, MGMP, MKKS atau organisasi keguruan lainnya. Semuanya hampir sama, hanya formatnya saja yang beda.Yaitu berpikir untuk kemajuan pendidikan.

Perubahan selalu terjadi. Baik intern maupun ekstern. Bahkan kurikulum pendidikan juga senantiasa ada perubahan, pergantian. setiap saat. Perubahan kurikulum dan perubahan materi ajar sudah berganti-ganti. Acapkali pemangku pendidikan berganti, berganti pula kurikulum dan aturan. Menteri pendidikan ganti, kurikulum juga ganti, karena menyesuaikan perkembangan.

BUDI PEKERTI
Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P4) bisa dimasukkan ke setiap mata pelajaran. Bahwa pendidikan kharakter sangat penting. Namun itu semua bergantung pada gurunya.

Pendidikan budi pekerti ditanamkan sejak dini, siswa bisa memahaminya dengan contoh-contoh yang nyata. Tolong menolong, peduli sama teman, hormat pada orang tua dan guru. Sebenarnya ini menjadi filosofi bapak pendidikan Ki Hadjar Dewantara. Ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani. Semua ini adalah filosofi keteladanan.

Merdeka Belajar harus memahami filosofi Ki Hadjar Dewantara. Apa artinya?

Filosofi pembelajaran Ki Hadjar Dewantara yang ada di Taman Siswa kala itu sudah menjadi ruh dari pendidikan. Maka seyogyanya semua mata pelajaran harus dijiwai dengan hal itu. Artinya esensi pelajaran terkandung filosofi Ki Hadjar Dewantara. Harapannya harus bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Inilah sesungguhnya hakikat budi pekerti.
Tumbuh kembang siswa sesuai dengan usia siswa. Moral agama, fisik motorik, kognitif dan banyak lagi. Semuanya harus dikembangkan.

Maka banyak ditemui jenis lomba untuk siswa yang bermuara pada kerja sama. Misal lomba estafet karet, tarik tambang dan lainnya lagi.

Bahwa budi pekerti, moral, keimanan adalah dasar untuk meniti ilmu.
Siswa berilmu dan beriman itulah makna pendidikan.

Poedianto
Guru SMK Satya Widya Surabaya.

Share this Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *