Malang, pedulirakyat.id
Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) catat hasil panen pisang di Kabupaten Malang mengalami peningkatan setiap tahunnya. Di tahun 2025 saja, panen buah pisang mencapai 1.484.169 ton, sehingga Kabupaten Malang menjadi daerah dengan produksi pisang tertinggi di Jawa Timur.
Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang, Avicenna Medisica Sani Putera menjelaskan, penghasilan buah dengan nama latin Musa paradisiaca atau Musa spp tersebut paling banyak banyak diproduksi di Kecamatan Ampelgading, Sumbermanjing Wetan, Tirtoyudo dan Dampit.
Kawasan Amstirdam punya potensi lahan yang cukup luas untuk ditanami pisang,” terang Avicenna. Avicenna juga menuturkan, dari data yang pihaknya miliki produksi buah pisang di Kabupaten Malang terus mengalami peningkatan dari tahun 2019-2025. Dengan kalkulasi produksi buah pisang mencapai 2.810.401 ton.
Dirinya mengatakan, Kecamatan Dampit menjadi wilayah yang paling banyak menghasilkan produksi buah pisang. Dalam satu tahun saja, kecamatan dengan luas 135,31 kilometer persegi tersebut dapat menghasilkan buah pisang mencapai 800.000 ton.
Capaian tersebut juga turut didukung dengan adanya varietas pisang bernama Sang Mulyo yang dibudidayakan di satu desa di Kecamatan Dampit. Dimana dalam satu tandan buah pisang, bisa berisi 16-22 sisir dengan berat 50-70 kilogram.
“Saat ini kami sedang menggalakkan produksi pisang Sang Mulyo agar terus meningkat,” terang Avicenna.
Tak hanya pisang varietas Sang Mulyo saja, Kabupaten Malang juga memproduksi beberapa jenis pisang, seperti pisang hijau, pisang ambon, kepok, cavendish, candi, dan lain sebagainya. DTPHP Kabupaten Malang juga berusaha memperkuat pasar buah yang dapat diolah menjadi aneka makanan tersebut.
Sebagai informasi, hasil panen pisang di Kabupaten Malang terus mengalami peningkatan setiap tahunnya :
2019 : 979.942 ton
2020 : 992.252 ton
2021 : 988.019 ton
2022 : 1.222.855 ton
2023 : 1.376.011 ton
2024 : 1.456.891 ton
2025 : 1.484.169 ton
Widi


