Dehumanisasi Abad 21

admin
admin Oktober 22, 2025
Updated 2025/10/22 at 3:44 PM

Surabaya, pedulirakyat.id

Abad 21, jaman digital. Jaman kemajuan teknologi yang ditengarai kepercayaan yang tinggi terhadap informasi dari internet sebagai sumber ilmu pengetahuan dan teknologi. Padahal ini bukan satu-satunya sumber. Dr. Sunu Catur Budiyono, Dosen UNIPA Surabaya, mengatakan di negara Swedia, Finlandia sudah kembali pada buku sebagai sumber informasi. Sementara Falah Widodo, S. Th. I, Guru Agama Islam SDN Mojo 3 Surabaya, menganggap perlu landasan moral agama untuk kemajuan ilmu pengetahuan.

Sisi yang lain olah rasa, olah hati juga utama di samping olah pikir, demikian Dr. Mochtar Lutfi, Kaprodi Sastra dan Bahasa Indonesia Fakultas Ilmu Budaya, Unair Surabaya.

“Kemajuan teknologi abad ke 21 harus diantisipasi dampak,-dampaknya,” ujar Dr. Yunus Karyanto, Dosen UNIPA Surabaya. Tetapi kemajuan teknologi memang harus diterima, namun harus tahu rambu-rambu, batas-batasnya.

*Semua ini harus dilandasi dengan moral agama,” tambah Dr. Sholihin Fanani, Dosen Muhammadiyah Surabaya. Konstelasi inilah yang terjadi di jagad maya. Tidak ada jalan lain untuk mengantisipasi penggunaan kemajuan teknologi yang kebablasen, maka potensi karakter bangsa yang harus mendasarinya. Budaya, moral, sejarah, semuanya ini sebagai potensi karakter yang bisa membentengi. Jadi bila Dr. Djoko Adi Waluyo, Ketua PGRI Jawa Timur berpendapat bahwa jaman “abundance,” yaitu jaman yang informasi berseliweran, berlimpahan, kebanjiran, bisa membuat techno mania yang menuju post truth, lalu pada gilirannya menjadi dehumanisasi.

Rangga Galung Rihardika, S. Tr. Par, Wakil Kepala SMK Satya Widya Surabaya, berpendapat bahwa hal demikian karena faktor pendidikan. Apalagi para pemegang kebijakan negara bidang pendidikan kurang konsisten terhadap perkembangan pendidikan dan kualitas anak-anak bangsa. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan-perbaikan di segala lini jenjang pendidikan.

Poedianto

Share this Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *