Warga Harus Intensif Bersihkan Jentik

admin
admin Februari 19, 2025
Updated 2025/02/19 at 3:00 PM

Lumajang, pedulirakyat.id

Warga harus intensif membersihkan jentik nyamuk, agar penyebaran penyakit demam berdarah yang biasanya meningkat disaat musim hujan bisa diminimalkan.

Kepala Bidang Pencegahan dan pengendalian penyakit Dinas Kesehatan pengendalian Penduduk dan Keluarga berencana Dr MARSHALL mengatakan,” dari data Dinas Kesehatan PPKB warga yang terjangkit demam berdarah tahun sekarang hampir sama dengan tahun ini.

“Jumlah penderita bulan Januari hanya 45, belum termasuk data dari RSUD ,” katanya.

Jumlah penderita penyakit demam berdarah biasanya akan meningkat saat bulan Februari.

“Penderita akan bertambah saat intensitas hujan tinggi,” ujarnya.

Kebiasaan saat hujan tinggi, banyak jentiK nyamuk yang tumbuh.

“Jentik nyamuk tumbuh subur saat musim hujan. akibat banyak genangan, yang akhirnya menjadi sarang nyamuk, ” ungkapnya.

Dia berharap, nasyarakat menggiatkan pemberantasan sarang nyamuk, agar jentik nyamuk mati.

Sebisa mungkin genangan dibersihkan, agar nyamuk baru mati,” harapnya.

Ketika ditanya kecamatan mana saja yang paling banyak terkena demam berdarah? secara lugas dikatkan, ada empat kecamatan.

“Klakah, kedungjajang, randu agung, kunir. Karena banyak genangan saat musim hujan,” terangnya.

Dia berharap, warga seluruh Lumajang membersihkan setiap genangan, agar penyebaran demam berdarah bisa dicegah.

” dengan lingkungan yang bersih, populasi nyamuk penyebab demam berdarah bida dicegah, ” harapnya.

Ketika dusinggung penderita kebanyakan anak- anak atau dewasa? Yang menjadi korban kebanyakan anak.

” daya tahan anak anak tidak sekuat orang dewasa, akhirnya anak yang jadi korban, ” tukasnya.

Ditegaskan, warga agar l ebih intensuf menjags kebersihan lingkungAn.apalagi di saat disekitar rumah ada yang terjangkit demam berdarah.

” jika ada yang tetkena demam berdarah, rawan menyebar karena ditul arkan oleh gigitan nyamuk. CarA paling mudah dengan pemberantasan sarang nyamuk, ” pungkasnya.

Basir/ton

Share this Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *