Surabaya, pedulirakyat.id
Penerimaan siswa baru tahun 2025 di sekolah swasta banyak yang menurun. Ada beberapa faktor sehingga hal ini terjadi. Faktor biaya, domisili, minat dan lainnya. Namun yang paling berpengaruh adalah sekolah-sekolah negeri yang banyak membuka kelas baru. Kini ditambah lagi dengan adanya Sekolah Rakyat. Kesemuanya berakumulasi yang mengakibatkan menurunnya pendaftaran siswa baru di sekolah swasta. Baik SD, SMP, SMA dan SMK.
“Ya memang berpengaruh semua itu. Jumlah siswa baru di sekolah kami juga berkurang,” tutur Drs. Hadi Witato, M. Pd. I, Kepala SMP Baiturrahman Surabaya.

Menurunnya jumlah siswa di sekolah swasta sangat berpengaruh terhadap kegiatan sekolah. Sebab pemasukkan secara ekonomi buat sekolah juga berkurang. Oleh karenanya dinas pendidikan harus membantu untuk mengambil solusi.
SMP, SMA, SMK di sekolah swasta yang kekurangan murid, apa penyebabnya? Pandangan Drs. Dradjat Poespito, Dosen LP3S Surabaya, adalah karena baik SMP, SMA, sekolah swasta, di sekolah negeri malahan menambah program atau jurusan yang sama dengan sekolah swasta. Sehingga murid baru memilih belajar di sekolah negeri. Maka ini yang membuat sekolah-sekolah swasta banyak yang gulung tikar dan kekurangan murid, terlebih sekolah tersebut managemennya kurang bagus serta kurang punya nama. Dalam kondisi yang sama, pemerintah belum bisa memberikan solusinya, malah saat ini ada Sekolah Rakyat. Ini yang membuat sekolah swasta semakin terpuruk
Poedianto


