Foto: Ainul Wafa dan keluarga dapat santunan warga Kebun Telukdalam yang merantau di Malaysia.
Gresik, pedulirakyat.id
Dengan bersujud syukur Ainul Wafa bersama istri dan ketiga anaknya, berucap terimakasih memperoleh program bedah rumah dari Kementrian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP).
Program bedah rumah yang didanai dari APBN, APBD Provinsi dan Kabupaten, sejak pasangan suami istri ini berumah tangga dan membangun diatas tanah 5 x 10 meter ini, berumahtangga sejak sekitar 10 tahun lalu, baru tahun 2026 mendapat bantuan bedah rumah.
Meskipun dia tidak sepenuhnya berharap memperoleh bantuan, tetapi di lingkungannya banyak yang telah mendapat bantuan bedah rumah. Bahkan dia mengaku sekitar lima tahun lalu pernah didata dan sempat dimintai uang, oleh petugas tetapi dia tidak dapat program bedah rumah. Dan informasinya program tersebut dialihkan ke warga lainnya.
“Baru kali ini, saya dapat bantuan bedah rumah program kementrian PKP. Dan bantuan PKH, BLT, sembako tidak pernah dapat. Baru akhir tahun 2025 sebelum bulan puasa kami dapat bantuan BLT sebesar Rp. 900 ribu yang menyerahkan dari kecamatan,” tutur Ainul Wafa ketika dihubungi di rumahnya dusun Sangar.
Bantuan bedah rumah ini dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Kementrian PKP.
Bantuan bedah rumah ini, senilai Rp.20 juta, yang nantinya beberikan dalam bentuk bahan senilai Rp. 17,5 juta. Dan sisanya Rp. 2,5 juta diberikan secara tunai untuk biaya ongkos tukang. Diperkirakan program ini dilaksanakan bulan Juni dan Agustus harus sudah dilaporkan lpjnya.
Ist


