Foto: Kegiatan Menjahit Siswi SDM 13 Surabaya
Surabaya, pedulirakyat.id
Saat siswa laki-laki kelas 5 dan 6 SD Muhammadiyah 13 Putri menunaikan salat Jumat, para siswi seusia itu justru mengasah keterampilan menjahit tangan melalui kegiatan keputrian di sekolah, Jumat (24/4/2026) siang.
Kegiatan Life Skill Menjahit ini dipandu guru pembimbing keputrian, Mahru Nisa. Ia memperkenalkan dua teknik dasar: tusuk jelujur untuk menyambung kain dengan gerakan tangan konsisten, serta tusuk feston untuk merapikan pinggiran kain sekaligus menambah nilai estetis.
Mahru Nisa secara langsung mengawasi peserta, memeriksa pemasangan benang dan kerapian jahitan. “Anak-anak sangat antusias. Melihat mereka bangga saat berhasil menyelesaikan satu baris jahitan rapi adalah kepuasan tersendiri bagi kami,” katanya kepada wartawan.
Program ini bertujuan membekali siswi kelas 5 dan 6 agar mampu memperbaiki busana sederhana secara mandiri, melatih konsentrasi serta ketenangan untuk pengembangan karakter, dan meningkatkan koordinasi mata-tangan yang lebih presisi.
Meski jarum dan benang menantang, suasana kelas penuh tawa riang dan diskusi pola jahitan. SD Muhammadiyah 13 Surabaya menjadikan kegiatan rutin ini sebagai upaya membentuk siswi yang cerdas akademis sekaligus mahir life skills untuk masa depan.
Rophy Pareno


